STUDI KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK HARAPAN BANGSA DESA POJOKREJO KECAMATAN KESAMBEN

AL ‘ADAWIYA, ROBI’AH (2024) STUDI KETERLAMBATAN PERKEMBANGAN ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK HARAPAN BANGSA DESA POJOKREJO KECAMATAN KESAMBEN. Other thesis, Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum.

[img] Text
cover-abstrak.pdf

Download (785kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (276kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (418kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (299kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (330kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (259kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (376kB)
[img] Text
HASIL CEK SIMILARITY.pdf

Download (41kB)

Abstract

Usia prasekolah merupakan tahap perkembangan anak yang mencakup rentang usia dari tiga hingga enam tahun. Perkembangan anak dapat dipengaruhi oleh stimulasi, asupan gizi, dan lingkungan pengasuhan. Gangguan perkembangan dapat disebabkan oleh banyak faktor yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang melatarbelakangi terjadinya keterlambatan perkembangan di TK Harapan Bangsa Desa Pojokrejo Kecamatan Kesamben. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini terdapat tiga informan yang memenuhi kriteria. Peneliti melakukan observasi dengan lembar KPSP. Sebagai instrument menggunakan pedoman wawancara, pengambilan data menggunakan teknik wawancara semi struktur. Hasil observasi menggunakan lembar KPSP diperoleh satu anak mengalami keterlambatan pada motorik halus, bicara, dan Bahasa. Sedangkan dua anak mengalami keterlambatan motorik halus, sosialisasi, dan kemandirian. Hasil wawancara diperoleh dua tema yaitu asupan nutrisi dan stimulasi.Tema asupan nutrisi, satu informan menerapkan diet makanan seperti chiki, cokelat, susu UHT, dan makanan tinggi karbohidrat kepada anaknya. Dan dua informan mengatakan anaknya masih pilah – pilih terhadap beberapa makanan. Tema stimulasi mendapati informan satu memberikan stimulasi lebih kepada anak, namun pemberian stimulasi dilakukan setelah mengetahui anak mengalami keterlambatan perkembangan pada bicara, sedangkan informan dua dan informan tiga mengakui kurangnya stimulasi yang diberikan oleh orang tua. Pemantauan perkembangan anak dengan cermat memungkinkan intervensi dini yang dapat mengatasi batasan dan mendukung perkembangan optimal. Kata Kunci : Keterlambatan, Perkembangan Anak, Usia Prasekolah

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan
Fakultas Ilmu Kesehatan > S1-Ilmu Keperawatan
Depositing User: Iqbal Iqbal
Date Deposited: 19 Apr 2026 02:43
Last Modified: 19 Apr 2026 02:43
URI: http://eprints.unipdu.ac.id/id/eprint/3662

Actions (login required)

Downloads

Downloads per month over past year

View Item View Item
View My Stats